RNA Interference (RNA i) menunjukkan teknologi terberu yang mmenarik yang memiliki aplikasi terapeutik untuk pengobatan infeksi karena virus. RNAi adalah suatu bentuk dimana molekul siRNA menginduksi degradasi urutan spesifik dari RNA untai tunggal yang homolog. Sedangkan siRNA adalah molekul RNA untai ganda yang mengalami pemotongan ataupemecahan pada fragmen no 19-23. pada tumbuhan dan serangga, RNA memegamng peranan dalam perlindungan sel inang dari virus dan transposons. Manfaat yang potensial dari aktivitas RNAi umtuk pengobatan penyakit kanker dan penyakit karena virus menimbulkan ketertarikan yang besar di komunitas ilmuwan untuk mengembangkan potensi RNAi tersebut.
Virus Hepatitis c (HCV) merupakan penyebab utama penyakit liver kronis yang menyerang lebih dari 270 juta orang di seluruh dunia. Sdekarang ini, pengobatab untuk pasien dengan infeksi HCV yang kronis adalah kombinasi terapi dengan IFN (INterveron) dan Ribavirin. Kombinasi tersebut memiliki laju respon yang rendah, sehingga perlu pengembangan treatment baru untuk infeksi HCV. Genom HCV adalah RNA untai tunggal yang fungsimya sekaligus sebagai messenger RNA (mRNA) dan sebagai template (cetakan) dalam proses replikasi, yang menjadikannya menarik untuk studi mengenai RNAi. Molekul Double Strand Amall Interfering RNA (siRNA) di desain dengan tearget genom HCV telah diperkenalkan melalui elektropolasi ke dalam sel hati manusia (Huh-7) yang mengandumg replikon subgenomik HCV.
Tahapan-tahapan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1 memproduksi antibody muniklonal yamg melawan HCV.
2 transkripsi secara in vitro
3 elektropolasi replikon HCV dan siRNA serta se;leksi denga G418.
4 transfeksi plasmid DNA ked ala m sel Huh-7
5 pemurnian RNA dan Nothern Blot Analysis
6 SDS.PAGE da Western Blot Analysis.
Dalam penelitian tersebut dikewtahui bahwa dua siRNA secara nyata mengurangi ekspresi protein spesifik virus dan sintesis RNA hingga ke level 90% lebiuh rendah dari yang terlibhat pada sel dibandingkan dengan siRNA control negative (tidak mengandung replikon HCV). siRNA yang sama malinndungi sel Huh-7 dari serrfangan rep,ikon HCv. Penggobatan denga siRNA HCV sintetis efektif lebih dari 72 jm, tapi durasi/lama kerja RNAi dapat dipertahankan lenih dari 3 minggu, tetap dengan ekspresi yang stabil dari untaian RNAi yang komplementer, dengan menggunakan suatu vector ekspresi bisistronik. Hasil menunjukkan suatu terapi gen dengan menggunakan siRNA akhirnya dapat digunakan untuk pengobatana infeksi HCV.
Nama : Ike Nur Fitri Astuti
NIM : O1A005070
E-mail : fit_1606@yahoo.com
Blog : fitriastuti.wordpress.com

Leave a comment
Comments feed for this article